addesign3.gif                                   Analisa pareto adalah teknik statistik yg digunakan saat memutuskan pilihan apa yg harus diambil utk mencapai hasil yg maksimal.

Diberi nama Pareto karena memang metoda ini digunakan pertama kali oleh Vilfredo Pareto di Itali sana (tahunnya saya nggak tahu). Saat itu, Pareto sbg seorang ahli ekonomi melihat sebaran kekayaan penduduk Milan dan meneumkan bahwa 20% dari total penduduk Milan mendapatkan 80% kekayaan yg tersebar di kota Milan. (versi ini didapat dari POMS, The encyclopedia of Operation Management Terms, edisi 20 Juli 2003)

Versi yg lain dari sejarah Pareto adalah petugas pajak yg sedang bingung mencari jalan utk meningkatkan pendapatan dari pajak. Akhirnya ia coba mengurutkan para wajib pajak berdasarkan nilai pajak dan mendapatkan temuan bahwa cukup 20% dari total wajib pajak yg ia tagih utk mendapatkan 80% dari nilai pajak yg bisa didapat. (saya lupa sumber ceritanya)

Berikut ini adalah beberapa definisi dari Pareto Analysis

Pareto analysis is a statistical technique in decision making used for selection of a limited of number of tasks that produce significant overall effect. It uses the Pareto principle – the idea that by doing 20% of work you can generate 80% of the advantage of doing the entire job

en.wikipedia.org/wiki/Pareto_analysis

Synonym for ABC analysis. Classifies items into different categories depending on their annual usage.
www.4eto.co.uk/ERP-Dictionary-Inventory-Control-Stock.asp

80/20 rule – focus on the important stuff….
thequalityportal.com/glossary/p.htm

Secara umum prinsip ini bisa berlaku di mana saja dan dalam hal apa saja. Misalnya:

  1. 80% dari jumlah gol yg dihasilkan di liga Inggris berasal dari 20% kesebelasan yg berkecimpung di liga utama
  2. 80% kerugian yg berasal dari masalah kualitas berasal dari 20% masalah kualitas yg terjadi
  3. 80% pendapatan perusahaan berasal dari 20% customer
  4. dst

Apa untungnya jika kita belajar Pareto?

Seperti kita ketahui bersama, saat kita bekerja, masalah yg timbul banyak sekali dan silih berganti. Sementara waktu yg tersedia sangat terbatas, hanya 24 jam per hari (tidak kurang dan tidak lebih). Dgn demikian kita harus memilih beberapa masalah yg harus diselesaikan dari sekian banyak masalah yg ada.

Ingat Pareto versi petugas pajak? Cukuplah ia fokus pd 20% wajib pajak (selama 3 bulan bekerja, misalnya) maka ia bisa mendapatkan 80% dari total nilai pajak yg bisa dikumpulkan. Cara cepat utk mendapatkan 80% dari total nilai wajib pajak.

Perhatikan bahwa angka 20%-80% ini tidaklah mutlak demikian. Dalam definisi yg lebih general pareto analisis didefinisikan sbg sebuah konsep yg menjelaskan bahwa sebagian kecil dari suatu kelompok memiliki kontribusi terbesar thd kelompok tsb.

Dgn demikian bisa saja terjadi 10%-90% atau 15%-85% atau 25%-75%.

Contoh yg lain, jika Anda periksa gudang Anda, maka Anda bisa kenali 20% barang yg nilainya 80% dari total nilai barang setahun. Barang-barang tsb adalah barang-barang fast moving (dan mungkin juga high value) yg harus ditangani dgn baik.

Bagaimana menerapkan prinsip ini di rumah?

  1. Coba kenali pola pengeluaran rumah tangga Anda.
  2. Urutkan dari yg terbesar hingga yg terkecil.
  3. Jika Anda punya 50 kategori belanja (misalnya bayar PLN, bayar telepon, bayar rumah, beli buku, dsb), maka 10 yg teratas berkontribusi thd 80% pengeluaran Anda.
  4. Dari informasi ini, jika Anda berniat utk berhemat di rumah, mulailah dari 10 yg teratas ini. Penghematan 5% dari 1 kategori belanja di area ini akan lebih besar dibanding penghematan 50% dari kategori di luar area ini.